Kita bermain-main dengan adegan dialog antara 2 orang yang mempertanyakan identitas lawan bicaranya. Salah satunya adalah aku
Seseorang : ” Siapakah kamu? “
Aku : ” Aku Pradono, begitu biasanya orang memanggilku”
Seseorang : ” Aku tidak bertanya namamu atau panggilanmu, yg kutanya siapa kamu? “
Aku : ” Aku anak dari sebuah keluarga di Semarang. Aku anak pertama, aku punya dua orang adik perempuan
Seseorang : ” Aku tidak peduli dari mana kamu berasal, atau mengenai keluargamu. Yang kutanya siapa kamu? “
Aku : ” Aku? hmm… Ya, aku seorang manusia”
seseorang : ” Aku tidak bertanya mengenai jenismu, jadi siapa kamu? “
Aku : ” Aku adalah makhluk Tuhan, aku diciptakan olehNya“
Seseorang : ” Aku tidak bertanya siapa yg menciptakanmu, aku cuma bertanya siapa kamu? “
Aku : ” Aku adalah diriku (pasti ini jawaban yg bener kan?) “
Seseorang : ” Aku tidak menanyakan bentuk mu, aduh kamu malah mengeneralisir pertanyaanku dgn jawaban terakhirmu itu, yg kutanyakan siapa kamu sebenarnya? “
Aku : ” Aku adalah seorang manusia yg terbuat dari bahan2 protein yg membentuk sel yang beraneka ragam dan kemudian membentuk jaringan, kemudian menjadikannya organ dan diatasnya lagi ada sistem organ yang mengatur fungsi-fungsi dasar tubuh.
Seseorang : ” Aku tidak peduli dengan struktur yang membentuk tubuhmu itu, yang kutanyakan cuma simple.. Siapa kamu? Masa kamu tidak bisa menjawab pertanyaan semudah itu?”
Aku : ” (mulai bingung) aku nyerah deh.., jadi siapa aku? Dan terlebih lagi kamu itu siapa? “
Seseorang : ” Haha.. jadi kamu nyerah menjawab satu pertanyaan itu? dan kamu malah melempar balik pertanyaan itu ke diriku? betapa memalukannya kamu tidak tahu mengenai esensi dirimu sendiri ck ck…”