Feeds:
Posts
Comments

A Sanguin person likes to be the center of attention. SHe has a famous personality.

A sanguin would be in devastated if somehow:

1) There’s another sanguin person which is stronger than him/her near by and this person is gaining more attention from around.

2)  SHe got no attention in crowded place

3)  Someone prefer to  choose other people than him/her

4) Just ignore him/her

5)  Abandoned him/her in such an activity this would give him a big shot

Dalam sejarah dunia persilatan Ridar kali ini BPWG berada di level terendah. Semua gara2 SOLAR..SOLAR…SOLAR.

ya sud, apa mau dikata memang itu kenyataannya.

Baiklah, yang bisa kita lakukan adalah berbuat semaksimal yang kita bisa.

Hari ini mau selesaiin dapot, terus prepare untuk besok

- Mau ke Simp Perawang (masang avr)

- Ke SBAL cek alarm hightemp

- Oia sebelum itu semua harus di clearkan dulu orderan solar ke bosnya solar

- Ke Gerbang sari, trace E1 (udah lama nih..)

- Muara Fajar, pesen flashcard dulu.

- Pasar Minggu, apa sih yg terjadi dengan simp gelombang DCS kemarin ya? koq skrg jadi bagus

- Mau nanya2 masalah di Hang jebat, Kota bangun, duhh banyak jg masalah warga disini

Siapakah aku?

Kita bermain-main dengan adegan dialog antara 2 orang yang mempertanyakan identitas lawan bicaranya. Salah satunya adalah aku

Seseorang :  ” Siapakah kamu? “

Aku :  ” Aku Pradono, begitu biasanya orang memanggilku”

Seseorang : ” Aku tidak bertanya namamu atau panggilanmu, yg kutanya siapa kamu? “

Aku : ” Aku anak dari sebuah keluarga di Semarang. Aku anak pertama, aku punya dua orang adik perempuan

Seseorang : ” Aku tidak peduli dari mana kamu berasal, atau mengenai keluargamu. Yang kutanya siapa kamu? “

Aku : ” Aku? hmm… Ya, aku seorang manusia”

seseorang : ” Aku tidak bertanya mengenai jenismu, jadi siapa kamu? “

Aku : ” Aku adalah makhluk Tuhan, aku diciptakan olehNya

Seseorang : ” Aku tidak bertanya siapa yg menciptakanmu, aku cuma bertanya siapa kamu? “

Aku : ” Aku adalah diriku (pasti ini jawaban yg bener kan?) “

Seseorang : ” Aku tidak menanyakan bentuk mu, aduh kamu malah mengeneralisir pertanyaanku dgn jawaban                                            terakhirmu itu, yg kutanyakan siapa kamu sebenarnya? “

Aku : ” Aku adalah seorang manusia yg terbuat dari bahan2 protein yg membentuk sel yang beraneka ragam dan kemudian membentuk jaringan, kemudian menjadikannya organ dan diatasnya lagi ada sistem organ yang mengatur fungsi-fungsi dasar tubuh.

Seseorang : ” Aku tidak peduli dengan struktur yang membentuk tubuhmu itu, yang kutanyakan cuma simple.. Siapa kamu?  Masa kamu tidak bisa menjawab pertanyaan semudah itu?”

Aku : ” (mulai bingung) aku nyerah deh.., jadi siapa aku? Dan terlebih lagi kamu itu siapa? “

Seseorang : ” Haha.. jadi kamu nyerah menjawab satu pertanyaan itu? dan kamu malah melempar balik pertanyaan itu ke diriku? betapa memalukannya kamu tidak tahu mengenai esensi dirimu sendiri ck ck…”

Questions… part1

Karena aku suka filsafat, dan filsafat identik dengan pertanyaan, maka aku mau mengajukan pertanyaan2 berikut.

1) Apakah ada angka 0?  apakah ada angka sebelum angka 0? Apakah 0 itu sama dengan tidak ada?

2) Apakah menurutmu kamu terlalu kecil untuk dunia sebesar ini atau kamu terlalu besar untuk dunia sekecil ini?

3) Kalau menurutku sih tidak, tapi ga tau kalau menurutmu. Apakah ada yg sempurna di dunia ini? Bagaimana kamu bisa membuktikannya?

4)  Kamu pasti tahu prinsip kebetulan kan? kenapa orang selalu salah mengintrepertasikan kebetulan dengan kejadian tak terduga?

5) Menurutmu apa yang salah dengan dunia ini? kenapa kita tidak dilahirkan dalam kondisi yang sama? (dan tolong beri jawaban layaknya kamu adalah alien yg sedang mengamati bumi dari kejauhan)

Mau ngucapin selamat ULTAH ke-14 buat TELKOMSEL.. semoga makin sukses

4255_1093805382740_1154718654_30265365_2151573_n

Tanjung Pauh

Sekali-kalinya nyampe Borders 4. Long journey.. exhausted so much.. beautiful indeed :)

Borders 4 tanjung pauh

A Strange Guy

You might assume me as an arrogant for writing this. But it seems that i kinda excited  to have met this person. Yet discovered that this person was one of a kind in my life history.

Actually i was pretty sure that everyone would treat me as usual, as one who needs to be considered in everything.

Well, this guy didn’t think that way!!

To be honest, this was the first time i feel like this. To be unnoticeable and absolutely not appreciate at all  activities we did. The closely word to describe is “don’t care”. I was being “don’t care” ed by him. I wasn’t there, i mean i was there but my existence was like that i didn’t exist.

I was nothing, he was everything. I was too foolish to make an argument, and he was too superior to perfectly do everything his idea came up. And sadly it worked.

He didn’t bother to take care of my presence. He didn’t need to show him of to me. No need to prove him self in every action he made. There’s a whispering hope by me to see if somehow his ‘humanity’ behavior came out. Any distracting to take those feel has been done, but only left as glimmering hope that is not came true.

In his mind (perhaps) :

” Who are you? I don’t recognize you as a capable. You never level me, you know that? not by any chance. Keep it that way and you’re going nowhere. You are nothing compare to me”

Later discovered that this kind of ignoring thing didn’t turn me to disappoint. Rather he got my respect and salutation. I like the way he thinks about himself. Trust fully to himself and others are not as good as him.

I need to see people like this. I learn so much from people like this. He measured people not so high so he couldn’t underestimate himself.

-no name should be mentioned here right? :)

Two months and my productivity of doing my writing is none???!!!
Not just that, three books i brought here since 5 past months and i had finished not single of them!!

Only few movies i had seen, compared to when i was in Jakarta or even in Bandung, 1 day 1 movie haha..
Guess it is different now

Holiday is just a same day, nothing special again…

What have i got then?? money.. yes, some new friends… yes, knowledge… not that much.

What i lose?? A long friendship.. yes, doing my hobbies… yes, time for planning the future… definitely.

Damn right you will lose something when you gain another thing, you just have to make there is no loss for the transfer. Be patience i think is the most prominent advice don’t you think?

Sometimes i wish that i could make everyone’s happy. Sometimes I think i was liked by everybodies…  My dear friends, trust me. You never be that way.

Even though you try so hard to make an action based on what everyone favor, you never get 100% of their pleasure. Sometimes even worse, you got nothing but negative mind. Some people hate you.

What’s the best thing we could do?? The best is You don’t act based on what others people think. You act based only what you think the best for yourself.

–to be continued–

Killing Time

There’s nothing more satisfying than

- A bunch of good readings

- Beautiful music instruments

- A lot of sacrifice to win the king

- And a very good movie, Haha.. last night Indiana Jones was too impressive. Cool stuff !!

Finally… weekend!! Kesempatan buat jalan2 nih.. Sebenernya tadi mau ke danau buatan, cuman berhubung karena kurang personil ya udah di pending dulu sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Jadinya tadi dikantor, sekalian monitoring BSC karena ada drive test GM mau ngecek availability dari bts2 tsel di riau. Alhamdulillah ga ada kejadian yg berarti, site kubang down itu karena PLN disana mati dan site tsb tidak menggunakan genset untuk backup.

Jam 1 tiba2 kepikiran. sebenernya udah lama juga sih, mau liat rumah yg dulu pernah kutinggali. Sekalian pengen liat Masjid Agung Pekanbaru, dulu sih masih kecil arealnya skrg karena udah nyaplok wilayah stadion lama jadinya lumayan besar.

 Mesjid Agung 

Mesjid Agung dulu sekarang udah jadi seluas ini. Cuman areal dalam mesjid tempat Sholat nya masih belum berubah, masih kurang besar. Ga sebanding dengan areal luarnya yang luas banget. Perumpamaan nya adalah sama dengan PUSDAI Bandung, hanya saja PUSDAI masih lebih luas dari ini. Pemda sini harusnya lebih tanggap, karena masih banyak lahan kosong yang untuk parkir sekalipun masih terlalu lowong. Lebih baik dialokasikan untuk pengembangan bangunan.

Udara mulai panas ketika aku masuk ke pelataran Mesjid. Sejenak aku tertegun melihat begitu banyaknya mobil yang diparkir di halaman parkiran Mesjid. Aku mulai berfikir apa memang masyarakat disini begitu kuat kadar keimanannya sehingga untuk beristirahat di siang hari yang terik mereka memilih Mesjid untuk melepas penat, padahal kantor mereka pasti berjauhan. Sedikit senyuman rasa syukur tesungging, mungkin di kota ini aku akan meraih lagi apa yg dulu pernah menghilang sesaat dalam hidupku. 

Setelah dari Mesjid Agung, sekarang saatnya jalan-jalan di sepanjang jalan Diponegoro. Ada sedikit rasa aneh, campur bangga dulu aku pernah tinggal disini. Sekarang jalan ini dipenuhi gedung-gedung perkantoran, ada beberapa rumah-rumah mewah diselang perkantoran itu. Terdapat juga beberapa sisa-sisa rumah zaman dulu, mungkin pemiliknya tidak mau untuk menjual asetnya yg berharga itu.

Setapak demi setapak aku lalui lagi jalan ini. 

  

Dulunya aku sering main sepeda disini. Ga nyangka bakalan kesini untuk kedua kalinya..

Mulai jalan lagi, deg2an sembari menuju ke nomer 27. Dan akhirnya disitulah dia..

 

DIPONEGORO NO 27 

-HOME SWEET HOME-

 

to be cont..

Older Posts »